Dalam pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo pada tanggal 16 Agustus 2019, ditegaskan perlunya inovasi-inovasi yang disruptif, sumber daya manusia yang unggul, serta penguasaan teknologi agar Indonesia bisa keluar dari kutukan sumber daya alam. Tiga kata kunci dalam pernyataan tersebut yakni inovasi disruptif, SDM unggul dan penguasaan teknologi, memiliki peran yang berkaitan kuat satu dengan yang lain. Inovasi disruptif (disruptive innovation)pertama kali dicetuskan Clayton M. Cristensen dan Joseph Bower(1995) adalah inovasi yang yang menciptakan pasar baru, dengan mengintervensi pasar yang sudah ada dan penerapan teknologi baru, melalui pengembangan produk atau layanan yang tidak diduga pasar dan penciptaan konsumen yang berbeda pada pasar baru tersebut. Pernyataan Presiden tersebut sangat relevan dengan topik yang diangkat dalam Dies Natalis kali ini, yakni Penguatan Industri Material Kehutanan Masa Depan, maupun untuk memotret kondisi sektor kehutanan saat ini.
Selengkapnya : Pidato Dies Natalis Purwadi 15_10_2019



















